Mengapa Ada Manusia Takut dengan Laba-laba?

Setiap manusia memiliki rasa takut terhadap suatu hal. Ketakutan ini bisa berupa ketinggian, tempat gelap, hingga beberapa jenis hewan.

Pada 1997, Peter Muris dari Maastricht University mencoba menyelidiki hal ini. Pada penelitian ini, Muris melakukan survei kepada beberapa anak mengenai hal yang paling ditakuti.Hasilnya, penelitian menyebut hal yang paling ditakuti anak-anak adalah laba-laba. Ketakutan laba-laba mengalahkan ketakutan terhadap penculikan, hewan buas, dan tempat gelap.Ternyata, takutnya manusia terhadap laba-laba telah diteliti dan dapat dijawab secara ilmiah. Berikut alasan mengapa manusia bisa takut dengan laba-laba menurut sains.

Trauma laba-laba

Jika bertanya pada beberapa orang mengenai hal yang paling ditakuti dari laba-laba, kemungkinan mereka akan menjawab karena gigitannya. Padahal Everyday Health melaporkan, dari 40.000 spesies laba-laba, hanya sedikit yang benar-benar berbahaya.

Mengapa Ada Manusia Takut dengan Laba-laba? (1)
Ilustrasi laba-laba. Foto: flickr

Satu studi dari Maastricht University menemukan bahwa sesuatu yang disebut “trauma laba-laba” menjadi akar dari fobia laba-laba (arachnofobia). Peristiwa traumatis ini sering dianggap terjadi selama masa kecil. Meski kejadian trauma tersebut sudah dilupakan, rasa takut pada laba-laba akan tetap ada.

Ketakutan bersifat alami

Sejumlah ilmuwan dari Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Sciences di Jerman telah meneliti respons balita berusia enam bulan saat melihat gambar laba-laba. Selain gambar laba-laba, bayi juga diperlihatkan gambar bunga, ular, dan ikan.Selama penelitian, pupil mata bayi akan diukur untuk melihat kadar noropinefrin yang dapat mengukur tingkat stres bayi. Hasilnya, saat balita melihat gambar laba-laba, rata-rata pupil melebar 0,14 milimeter (mm). Sedangkan saat bayi melihat gambar bunga, pelebaran pupil hanya 0,03 mm.“Kami menyimpulkan bahwa ketakutan terhadap laba-laba berasal dari evolusi manusia” ujar ahli saraf Stefanie Hoehl dari Institut Max Planck.

Mengapa Ada Manusia Takut dengan Laba-laba? (2)
Laba-laba Phoneutria nigriventer. Foto: João P. Burini via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Inilah alasan mengapa balita merasa takut dan stress saat melihat gambar laba-laba saat pertama kalinya. Menurut Hoehl, mekanisme otak manusia sama dengan primata dengan kemampuan mengidentifikasi objek laba-laba atau ular dengan reaksi yang cepat.

Pergerakan yang tidak pasti

Jika ada alasan evolusi manusia, kemungkinan kita akan berpikir bahwa nenek moyang kita takut laba-laba karena alasan gigitan laba-laba.Namun, penelitian yang dilakukan Graham Carey dari The City University of London, Inggris, mengatakan hal yang paling mengganggu dari laba-laba adalah pergerakannya yang tiba-tiba dan tidak menentu.“Lingkar lengan mereka seakan-akan dapat melesat ke segala arah dengan kaki mereka yang sangat panjang,” ujar Carey, seperti dikutip Insider.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *